Selasa, 04 Mei 2010

Rakyat Negeri Ini Butuh Kita Kawan

Mereka belum pulang juga…..
Sudah sedari pagi mereka ada di ruangan ini.
Teriak mereka lantang, berjiwa muda, bergairah dan idealis.

“Rakyat negeri ini butuh kita kawan”
“Posisi kita sebagai Agent of Changes, Agen Perubahan, yang mengharuskan kita untuk bergerak”

Ameera


Senin, 16.00 WIB
“Tiga hari ini abang gak sibuk to?” suara mama dari ujung telepon.
“Ada anak temen mama yang mau kuliah di Jogja, diurusin ya.” lanjut mama.
“Anaknya cakep lho, namanya Ameera”.
“Besok jam tiga sore dia mendarat” mama terus berkata sebelum aku sempat menjawab apa-apa.
“Siap... perintah segera dilaksanakan” jawabku bercanda.


Senin, 03 Mei 2010

Ia Jatuh Cinta Pada Hitam


Ia berkulit putih
Memakai baju putih
Mengenakan celana putih
dan giginya teramat putih


Namun ia jatuh cinta pada hitam
Ia mengagumi kegelapan
Hitam itu misteri katanya
dan kegelapan itu menutupi serta melindungi

Udah Tahan Api ?

Kenapa begitu sulit untuk taat, ketika taat hanyalah sekdar taat dan ibadah hanyalah ritual belaka ? gerak selama lima menit atau kurang yang tidak menyulitkan serta tidak memberatkan.

Kenapa hati ini tidak juga mau tunduk, sekedar berjalan menuju kran dan membukanya lalu mengalirkan airnya dan kemudian melakukan sesuatu yang sudah sejak kecil dulu dilakukan. kenapa ?


Aku Ingin Menjadi Laut

aku ingin menjadi laut
karena laut itu bebas menggulung ombaknya sebesar apapun ia mau ?

aku ingin menjadi laut
ditemani burung-burung, mengobrol dengan badai dan bercerita dengan para nelayan

Minggu, 02 Mei 2010

Di Negeri Ini Pria Dilarang Menangis

Aku tegak mematung disini
Sudah lama sekali
Yang kuingat hanyalah tenggelamnya mentari
Karena sebelum itu terjadi
Banyak orang menemani

Sore ini

Orang-orang itu berkumpul lagi
Ada anak-anak yang berlari-lari
Ada sepasang kekasih
Dan ada seorang pria menyendiri

Aku tahu pria itu gundah
Aku tahu pria itu gelisah

Sepertinya pria itu ingin menangis

Tapi pasti kalian tahu
Di negeri ini pria dilarang menangis
Dan pria itu sangat menjunjung tabu

Pria itu memandangi sungai dibawahku

Ada kaki-kakiku terendam di situ

Aku ingin mengajaknya bicara

Menghidupkan kembali keteguhannya
Mengembalikan masa-masa bahagianya

Karena pada masa aku masih berguna

Ia sering menemaniku bersama istrinya
Tertawa......


Yogyakarta, 01052010
Bulan mei.... sebentar lagi menua

Minggu, 25 April 2010

Kasih Tak Sampai

Untuk seorang perempuan dia memang sangat mempesona.

Tiap keluar rumah ia selalu mengenakan penutup kepala.

Perempuan lain menyebutnya jilbab.

Aku selalu melihatnya dari kejauhan ketika ia berdandan.

Saat ia memadupadankan warna jilbab dengan pakaian – bahkan tas dan sepatu– yang dikenakannya.